Langsung ke konten utama

Teknik Pemeriksaan Radiografi Sinus Paranasal Caldwell

v  Proyeksi PA Axial ( Cadwell )

n  Posisi Pasien
·         Pasien diposisikan berdiri, lalu bagian tengah tubuh diatur pada pertengahan kaset dan grid.
·         Tempatkan lengan pasien pada posisi yang nyaman dan atur bahu agar terbaring pada bidang transversal yang sama.

n  Posisi Objek
·         Sebelum memposisikan pasien, pasanglah grid vertikal dengan penyudutan 15o. Arahkan CR horizontal sehingga sudut antara tabung (CR) membentuk sudut 75o
·         Dengan kepala pasien ekstensi, istirahatkan hidung dan dahi pada grid vertikal, letakkan hidung pada pertengahan kaset
·         Atur garis orbitomeatal tegak lurus dengan bidang film
·         Immobilisasikan kepala

·         Minta pasien untuk tahan nafas pada saat eksposi

n  Jarak Pemotretan (FFD)            :    90 cm

n  Central Ray
Atur Central Ray menuju hidung dengan sudut 15o Caudally ke garis orbito meatal.

n  Center Point
Atur Central Point tepat pada Glabella atau pada Nasion, dengan memposisikan glabella atau nasion tepat dipertengahan bidang film.
n  Kriteria Gambar
Ø  Tampak Proyeksi PA Caldwell
Ø  Tampak Sinus Frontalis tampak jelas terproyeksi di atas sutura frontonasal
Ø  Sinus ethmoidalis tampak jelas, ethmoidal air cells terproyeksi di atas petrous ridge
Ø  Tampak Sinus sphenoidalis
Ø  Tampak Petrous Ridge kiri dan kanan simetris terproyeksi di Quadrant ke 3
Ø  Jarak Batas Lateral Orbita dgn  batas lateral kepala kiri dan kanan sama (simetris)
Ø  Kolimasi sesuai objek yang difoto
Ø  Marker R/L harus tampak di bagian tepi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THORAX Proyeksi LLD

I.  DASAR TEORI Ukuran film : 35×35 cm Posisi Pasien : Pasien diposisikan lateral recumbent diatas meja pemeriksaan dengan sisi kanan atau kiri dekat dengan meja pemeriksaan namun sisi yang dekat dengan meja pemeriksaan diberi bantalan sebagai ganjalan dan lengan difleksikan dan diletakkan diatas kepala pasien sebagai bantal. Posisi Objek : v  Tempatkan permukaan anterior dan posterior thorax mengikuti kaset vertical v  Atur kaset dan tempatkan salah satu tepinya kira-kira 5 cm diatas bahu v  Sisi lateral tubuh diberi bantal v  Tubuh pasien true lateral dan kedua lutut fleksi untuk menjaga keseimbangan v  MSL garis tengah kaset v  Lindungi gonad v  Instruksikan pasien untuk inspirasi penuh lalu tahan nafas selama Central Ray :  Horizontal tegak lurus film Central Point :  Pada pertengahan sternum, setinggi thoracal ke-7 FFD :  150 cm

Thorax proyeksi LLD/RLD

INDIKASI & TUJUAN PEMERIKSAAN Indikasi pemeriksaan pada Thorax proyeksi LLD/RLD yaitu untuk melihat dan mengetahui struktur dan anatominya. Selain itu untuk melihat adanya klinis yaitu LLD: Pneumonia Thorax kanan dan Pleural Effusion kiri & RLD: Pneumonia Thorax kiri dan Pleural Effusion kanan. III. ALAT DAN BAHAN 1. Pesawat Radiologia kapasitas 250 mA. 2. Kaset dan Film ukuran 30×40 cm. 3. Phantom Thorax (putih). 4. Marker L/R dan labeling. 5. Alat bantu: Gabus, dan aki. 6. Automatic Processing. IV. TEKNIK RADIOGRAFI 1. Menyalahkan peswat Radiologia kapasitas 250 mA. 2. Mengatur faktor eksposi. 3. Masuk keruang pemeriksaan. 4. Meletakkan kaset pada stand kaset. 5. Mengatur lampu kolimator dimana pertengahan lampu kolimator berada pada pertengahan kaset dengan FFD 150 cm, sehingga CR Horizontal tegak lurus. 6. Mengatur posisi phantom yaitu Lateral dengan posisi decubitus dimana bagian post